SEJARAH JURUSAN STATISTIKA

Program Studi (Prodi) Statistika UII berdiri tahun 1996 dengan status terdaftar. Prodi Statistika merupakan Prodi pertama kali yang berdiri di Fakultas MIPA. Saat ini, Prodi Statistika telah terakreditasi B berdasarkan surat nomor: 1133/SK/BAN-PT/Akred/S/X/2015, yang berlaku hingga 31 Oktober 2020. Pembentukan Prodi Statistika, diarahkan untuk melayani tuntutan masyarakat akan kebutuhan sarjana MIPA guna mendukung pelaksanaan pembangunan nasional. Tenaga edukatif tetap di Prodi Statistika UII mempunyai jenjang pendidikan yang sangat membanggakan, dimana 19 dosen tetap, satu orang sudah professor, empat orang dosen sudah bergelar doktor, satu orang dosen sedang menempuh program doktoral di dalam negeri, dan tiga belas orang sudah bergelar magister. Proses pembelajaran di Prodi Statistika ditunjang oleh (1) laboratorium Statistika Bisnis, Industri, dan Sosial, (2) laboratorium Statistika Manajemen Kebencanaan, dan (3) laboratorium Data Mining.

Pada tahun 2016 prodi Statistika mengadakan acara Data Science Weekend 2016 yang dihadiri lebih dari 60 industri yang bergerak di berbagai bidang. Kesuksesan acara ini menjadikan Prodi Statistika dikenal di kalangan dunia industry. Pembicara dalam kegiatan ini adalah CEO Cloudera Amr Awadallah dan juga CEO Google Tayler Akidau dan juga CEO startup yang ada di Indonesia seperti gojek, pinjam.co.id, pegi-pegi.com, traveloka dan masih banyak lagi.

Hingga Agustus 2018, Prodi Statistika UII telah meluluskan 754 sarjana Statistika. Berdasarkan tracer study terhadap alumni Statistika UII, diperoleh bahwa rata-rata waktu tunggu untuk mendapatkan pekerjaan pertama dari sarjana Statistika UII adalah 3,8 bulan, bahkan tidak sedikit sebelum lulus sudah bekerja. Mayoritas alumni Statistika UII sudah bekerja dan tersebar di beberapa instansi baik negeri maupun swasta, seperti di Badan Pusat Statistik (BPS), Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Agama (Kemenag), Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans), Kementerian Badan Pengawas Teknologi Nuklir (BAPETEN), Badan Narkotika Nasional (BNN), Komisi Pemilihan Umum (KPU), Perguruan Tinggi, Pemerintah Provinsi (Pemprov), Pemerintah Daerah (Pemda), Pertambangan, Perbankan, Perusahaan Asuransi, Lembaga Konsultasi, Industri, Lembaga pemerintah tempat alumni bekerja diantaranya Jakarta Smart City, Direktorat Jenderal Pajak, Pemerintahan Provinsi (Pemprov), Badan Pusat Statistik (BPS), Kementrian Agama, LPMP, Kementrian Perhubungan (Kemenhub), Badan Perencanaan Daerah (Bapedda), Kemendikbud, BPK, BKD, Universitas Negeri.

Sedangkan untuk perusahan swasta tempat alumni bekerja diantaranya Go-jek, MNC TV, RCTI, Metro TV, Bank Danamon, PT Cipta TPI, PT Garuda Indonesia, PT Rajawali Citra Indonesia, Detik.com, PT Emerio Corporation, PT The Nielsen, PT Vale Indonesia Tbk, PT Gerbang Sarana Baja, PT Teletama Arta Mandiri, PT M, Netherlands Maritime Institute of Technology, Rumah Sakit Eka Hospital dan lain sebagainya.